Commodity Analysis Training Sawit

IKHTISAR

Latar Belakang
           
Kelapa sawit merupakan komoditas penting pada Sub sektor perkebunan dengan produksi  utama berupa minyak sawit. Berdasarkan data dari GAPKI, tahun 2017 produksi minyak sawit Indonesia mencapai 38,17 juta ton. Produksi tersebut meningkat 18% dari produksi tahun 2016 (35,57 juta ton). Saat ini pemerintah tengah mendorong pengembangan sawit yang berkelanjutan. Untuk itu, diperlukan dukungan pembiayaan dalam pengembangan komoditas sawit.

           Pengelolaan pembiayaan sektor perkebunan kelapa sawit membutuhkan keterampilan untuk mengidentifikasi sumber-sumber dan paparan risiko yang relevan, serta mengantisipasi dengan tindakan-tindakan mitigasi yang diperlukan untuk pengamanan pembiayaan yang diberikan.

Manfaat

  1. Memahami profil bisnis, prospek dan tantangan dalam mengembangkan perkebunan kelapa sawit dan produk turunannya.
  2. Memahami karakteristik dan model bisnis perkebunan kelapa sawit.
  3. Memahami titik kritis pengelolaan dan pembiayaan perkebunan kelapa sawit.
  4. Memahami risiko dan mitigasi risiko pada pembiayaan perkebunan kelapa sawit.
  5. Tips dan trik pembiayaan perkebunan kelapa sawit.
MATERI
No Materi Pokok Bahasan
1 Overview Bisnis a. Peta lahan perkebunan di Indonesia
    b. Pemain industri kelapa sawit di Indonesia
    c. Komparasi industri kelapa sawit di Indonesia dan Malaysia
    c. Kebijakan pemerintah
    d. Isu kebakaran lahan
    e. Perlengkapan wajib dimiliki perkebunan gambut
    f. Lesson Learned
2 Evaluasi Lahan a. Penilaian Potensi Ketersediaan Lahan
    b. Potensi ketersediaan lahan mineral dan gambut
    c. Karakteristik/batasan gambut dan mineral
    d. Legal dan Perizinan (SHM,HGU,PKS)
    e. Persyaratan tumbuh tanaman
    f. Survei kesesuaian lahan
    g. Penilaian kesesuaian dan ketersediaan lahan kelapa sawit
    h. Aksesibilitas
    i. Risiko dan mitigasi risiko
3 Pembibitan dan Persiapan Lahan Tanam a. Tahapan Budidaya
    b. Land clearing dan persiapan tanam
    c. Infrastruktur kebun
    d. Penanaman cover crops
    e. Persiapan umum pembibitan
    f. Bahan tanam (jenis dan pembibitan)
    g. Produsen dan jenis benih
    h. Benih yang direkomendasikan dan dihindari
    i. Karakteristik benih
4 Pengendalian TBM a. Konsolidasi tanaman
    b. Penyisipan tanaman
    c. Pemeliharaan piringan pohon
    d. Pemeliharaan penutup tanah
    e. Pemupukan
    f. Penunasan dan kastrasi
    g. Pengendalian hama dan penyakit
5 Pengendalian TM a. Pengendalian gulma
    b. Penunasan pelepah
    c. Penyerbukan bunga
    d. Pengendalian hama dan penyakit
    e. Standard biaya dan rasio-rasio teknis dan tenaga kerja
    f. Kiat efisiensi biaya
    g. Risiko dan mitigasi
6 Panen a. Persiapan panen
    b. Pemeliharaan panen dan pasca panen
    c. Pelaksanaan panen
    d. Standar biaya
    e. Risiko dan mitigasi risiko
7 Aspek Lingkungan, Sosial, dan Kelembagaan a. Isu kelembagaan
    b. Standar RSPO
    c. Standar ISPO
    d. Ketentuan inti plasma dan kemitraan
    e. Kebijakan terbaru
    f. Potensi konflik petani dan perusahaan
8 Pabrik a. Pohon industri
    b. Karakteristik TBS
    c. Kapasitas pabrik
    d. Teknologi ekstraksi CPO dan inti
    e. Rencana bangun pabrik kelapa sawit
    f. Spesifikasi teknik mesin, instalasi dan peralatan
9 Persiapan OTS a. Karakteristik kebun bagus
    b. Kiat wawancara indepth interview staff kebun
    c. Tip dan trik OTS
10 Pasar a. Prospek pasar dan masa depan industri kelapa sawit
    b. Pembentukan harga CPO
    c. Pembentukan harga TBS
11 Produk Turunan berbasis Kelapa Sawit a. Minyak goreng
    b. Margarin dan shortening
    c. Prospek prooduk pangan berbahan minyak kelapa sawit
    d. Oleokimia dasar
    e. Palm biodiesel
    f. Sabun
    g. Prospek produk non pangan
    h. Skala ekonomi pengusahaan biofuel
12 Aspek Financial a. Biaya investasi
    b. Biaya modal kerja
    c. Biaya setiap tahapan budidaya
    d. Biaya proses produksi minyak kelapa sawit
    e. Perhitungan BEP pabrik
    f. Model dan strategi pembiayaan
    g. Analisa keuangan
    h. Stress test
    i. Risiko dan mitigasi risiko
13 Study Lapang a. Studi praktek lapang ke lahan pertanian atau pabrik pengolahan
    b. Pengenalan tanaman
    c. Aktivitas dan kinerja budidaya
    d. Menghitung potensi hasil produksi
    e. Pengenalan pabrik
    f. Pembahasan hasil kunjungan lapang
    g. Teknik monitoring pembiayaan
METODOLOGI

Metode
Pelatihan disampaikan dalam bentuk pemberian materi oleh instruktur dan diskusi topik (67%), serta study lapang (33%).

Peserta
Peserta merupakan account officer, analis kredit, risk management, auditor, atau yang menangani perkreditan di perbankan dan lembaga keuangan lainnya.

Pelaksanaan
Pelatihan dilaksanakan secara reguler di Bogor, Palembang, Medan dan Pekanbaru.

TRAINER

Dr. Ir. Purwono, MS

Bidang Keahlian:

  1. Budidaya tebu, kelapa sawit dan karet
  2. Manajemen produksi tanaman
  3. Analisis risiko on farm kelapa sawit, tebu dan karet

Ir. Triyanto, MM.

Bidang Keahlian:

1. Sosial Ekonomi Perkebunan
2. Petani kelapa sawit swadaya
3. Praktisi perkebunan kelapa sawit



Dr Ir  Supijatno,MSi

Bidang Keahlian:
1. Budidaya kelapa sawit dan karet
2. Petani kelapa sawit swadaya
3. Analisis risiko on farm kelapa sawit, tebu dan karet

DOWNLOAD BROSUR PELATIHAN (PDF)
PENDAFTARAN

HALAMAN PENDAFTARAN