Commodity Analysis Training Hortikultura

IKHTISAR

Latar Belakang

         Hortikultura merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Prospek pengembangan hortikultura hingga saat ini dinilai masih cukup baik. Berdasarkan data dari BPS, produksi sayuran tahun 2016 mencapai 11,6 juta ton atau naik 4,5% dari produksi tahun 2015 sebesar 11,09 juta ton. Sementara untuk buah-buahan, produksi tahun 2016 mencapai 629.855 ton  atau turun 23,8% dari produksi tahun 2015 sebesar 780.172 ton.

         Pembiayaan sektor pertanian dan agribisnis memiliki peluang besar namun dengan risiko yang relatif tinggi. Bagi pihak perbankan dan lembaga keuangan lainnya, selain memahami profil dan prospek bisnis hortikultura, perlu juga mengetahui bagaimana pengelolaan bisnis serta titik-titik kritis pada pembiayaan hortikultura.

Tujuan
Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta mampu:

  1. Memahami profil bisnis, prospek dan tantangan dalam mengembangkan pertanian hortikultura.
  2. Memahami karakteristik dan model bisnis pertanian hortikultura.
  3. Memahami titik kritis pengelolaan dan  pembiayaan pertanian hortikultura.
  4. Memahami risiko dan mitigasi risiko pembiayaan pertanian hortikultura.
  5. Tips dan trik pembiayaan pertanian hortikultura.
MATERI
No Materi Pokok Bahasan

1

Overview Bisnis

a. Perkembangan industri
b. Pohon industri hortikultura
c. Peta penyebaran industri
d. Peluang pembiayaan dan prospek bisnis
e. Lesson learned

2

Kebijakan

a. Perdagangan
b. Investasi
c. Perijinan
d. Pengawasan mutu
e. Lingkungan

3

Pertahian Hortikultura ( on Farm )

a. Bahan tanaman
b. Persyaratan tumbuh
c. Teknik budidaya
d. Panen
e. Risiko dan mitigasi risiko on farm
f. Titik kritis on farm

4

Pengolahan Hasil

a. Proses pengolahan
b. Standar mutu
c. Manajemen operasional
d. Titik kritis pengolahan hasil
e. Risiko dan mitigasi risiko off farm

5

 Pasar dan Pemasaran

a. Peluang dan proyeksi pasar
b. Produksi dan konsumsi
c. Perkembangan harga
d.  Sistem distribusi

7

 Study Lapang

a. Pengenalan tanaman
b. Aktivitas dan kinerja budidaya
c. Menghitung potensi hasil produksi
d. Pengenalan pabrik
e. Pembahasan hasil kunjungan lapang

     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
METODOLOGI

Metode
Pelatihan disampaikan dalam bentuk pemberian materi oleh instruktur dan diskusi topik (67%) serta kunjungan bisnis (33%).

Peserta
Peserta merupakan account officer, analis kredit, risk management, auditor atau yang menangani perkreditan di perbankan dan lembaga keuangan lainnya.

Pelaksanaan
Pelatihan dilaksanakan secara reguler di Bogor, Bandung, Yogyakarta, dan Malang

TRAINER

Prof. Dr. Ir. Sobir, M.Si.

Bidang Keahlian:

  1. Pemuliaan Tanaman
  2. Sistem Budidaya Tanaman Hortikultura
  3. Pengembangan Buah-buahan Tropis

Aktivitas:

  1. Staf Pengajar Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian IPB
  2. Komisi Penerapan GAP Buah dan Sayur
  3. Wakil Ketua Tim Penilai Pendaftaran Varietas Hortikultura
  4. Komisi Nasional Sumberdaya Genetik
  5. Ketua Perhimpunan Ilmu Pemuliaan Indonesia
  6. Vice President of SABRAO (Society of Advanced Breeding Science Research in Asia and Oceania)


Prof. Dr. M. Syukur, SP, M.Si

Bidang Keahlian:

1.Pengembangan sayuran tropika
2.Pemuliaan tanaman


Dr. Ir. M. Reza Tirtawinata, MS

Bidang Keahlian:

1. Pengembangan dan budidaya buah-buahan
2. Praktisi bisnis hortikultura (Kebun Buah Mekarsari)
3. Pemilik Kebun Pembibitan Buah-buahan Unggul "Citra Ciptaku"


Agus Sunaryanto

Bidang Keahlian:

1. Pengelola Kebun Buah Lengkeng Dan Duren Montong Bojong Gede Bogor
2.
Trainer Pelatihan dan Pengembangan Parung Farm
3. Instalasi teknologi green house dan hidroponik

DOWNLOAD BROSUR PELATIHAN (PDF)
PENDAFTARAN

HALAMAN PENDAFTARAN