PT PPA Kembangkan Potensi Kopi dan Sapi Perah di Kepahiang, Bengkulu.

Launching Program Bina Lingkungan, 23 November 2017, Masjid Jamik, Desa Sukasari

Kepahiang, dikenal sebagai surga wisata air terjun dan hamparan alam kebun teh yang indah. Di balik keindahan panoramanya, daerah ini juga menyimpan kekayaan alam lainnya, seperti kopi dan peternakan sapi.

Melihat potensi ekonomi yang cukup menjanjikan dan sebagai dukungan atas program BUMN Hadir Untuk Negeri, PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) (PT PPA) tertarik dan berupaya untuk mengembangkan hasil alam yang selama ini belum diolah secara maksimal. PT PPA sebagai inisiator Program Bina Lingkungan di wilayah setempat menunjuk Institut Pertanian Bogor sebagai konsultan pendamping pelaksanaan Program dalam bentuk Pengembangan Klaster Berbasis Kopi dan Sapi Perah.
Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sukasari, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu. Kegiatan yang melibatkan 200 petani kopi dan peternak sapi perah ini diawali dengan launching program pada tanggal 23 November 2017 di halaman Masjid Jamik Desa Sukasari. Dalam pelaksanaan program ini PT Pegadaian (Persero) turut bersinergi dengan menyumbang mesin pengolah kopi.

Program akan berisi materi pelatihan pendahuluan mengenai pengetahuan umum, proses budidaya, pemanenan, sampai teknologi pasca panen kopi dan sapi perah. Adapun instruktur sebagai pendamping yang akan membagi ilmu dan pengalamannya adalah Dr. Afton Atabany selaku dosen, pendamping, dan praktisi dalam bidang produksi dan teknologi IPB, serta Fikri Raihan Hakim sebagai pelaku bisnis, pendamping, dan praktisi exporter kopi CV Frinsa Agrolestari. Adapun program binaan jangka panjang yang akan dilakukan adalah program pendampingan petani mulai dari proses budidaya, panen yang baik, serta penanganan pasca panen baik untuk olahan kopi maupun susu.

Harapannya di masa mendatang, para petani kopi dan peternak sapi perah memiliki perkembangan produk yang lebih baik, mandiri, dan dapat memajukan daerahnya di kancah perekonomian baik di dalam negeri dan luar negeri. Serta sejalan dengan visi Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu dalam menyongsong Visit Bengkulu 2020.

Pada kesempatan pelaksanaan program di Kepahiang, khususnya di Desa Suka Sari, PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) juga menggaet PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk membantu pembangunan Masjid Jamik Suka Sari dengan bantuan bersama sebesar Rp150 juta. Kepahiang, 23 November 2017

Contact Person : Agung Yulianto – 0856-402-880-16

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar
  Subscribe  
Notify of